Leclerc Buktikan Kualitasnya, Namun Ferrari Dinilai Lamban

Leclerc mengatakan, Ferrari harus memahami mengapa mobilnya tidak konsisten.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Charles Leclerc membuktikan talentanya di Grand Prix (GP) Tuscan. Namun, Ferrari tampil kurang kompetitif di balapan Formula 1 (F1) perdana yang digelar di Sirkuit Mugello, Italia, Ahad (thirteen/9).

Leclerc mengawali balapan yang sarat kecelakaan itu dengan cukup kuat, setelah merangsek ke posisi ketiga dari posisi begin kelima di lap pembuka. Namun defisit kecepatan mobil SF1000 membuat pembalap Monako itu gagal mempertahankan posisinya dan secara bertahap disalip oleh para rival hingga finis P8.

Rekan satu timnya, Sebastian Vettel, finis P10 untuk meraup poin terakhir yang tersedia hari itu ketika Ferrari merayakan Grand Prix ke-1.000 yang bertepatan digelar di sirkuit yang dimiliki tim Italia itu.

Namun finis di luar podium, bukanlah pesta perayaan yang best bagi tim yang bermarkas di Maranello tersebut.

“Kami hanya lamban,” kata Leclerc seperti dikutip AFP. “Tidak ada lagi yang bisa ditambahkan. Kami tidak memiliki kecepatan. Saya menempatkan diri di posisi sebaik mungkin, dua Mercedes itu lolos jadi saya punya udara bebas, tapi saya sangat kesulitan dengan mobil ini.”

Leclerc mengatakan, Ferrari harus memahami mengapa mobilnya tidak konsisten karena ia tampil lumayan di kualifikasi, tapi tidak di balapan. Di sirkuit-sirkuit lain, justru kebalikannya.

“Kami sebenarnya perlu bekerja dan mencoba memahami karena di sejumlah balapan kami tidak sangat kompetitif di kualifikasi, tapi kemudian sangat kompetitif di lomba, yang menjadi kendala di awal musim ini,” jelas Leclrec. “Sekarang, kami kelihatannya melakukan tugas dengan baik di kualifikasi tapi sangat kewalahan dengan mobil ketika balapan. Ini saat-saat yang sulit.”

Tim itu juga mengakhiri balapan di Spa-Francorchamps dan Monza tanpa poin. Vettel tidak kalah bingungnya dengan tunggangannya.

“Tentu kami berjuang keras dan mencoba semuanya untuk mendapatkan poin,” kata juara dunia empat kali itu. “Tapi, kami tidak cukup cepat. Kenapa? Itu selalu menjadi pertanyaan yang bagus dan sulit untuk dijawab, tapi ada lebih dari satu alasan.”

Vettel, yang akan hijrah ke Aston Martin tahun depan, juga mengkritisi cara membalap Valtteri Bottas dari tim Mercedes sebelum insiden tabrakan beruntun di restart pertama.

“Itu tidak perlu,” kata Vettel soal cara pembalap Finlandia itu memperlambat mobilnya dan memanasi ban sebelum mengambil kesempatan tancap gas memulai kembali balapan. “Sebagai pemimpin lomba, dia harusnya mengetahui hal itu.”